Selasa, 17 Maret 2009

Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Bagi orang Indonesia mungkin penyakit ini belum banyak diketahui oleh khalayak ramai. Tapi di Amerika, penyakit ini bias dibilang serius. Fakta, dalam acara Oprah Winfrey Show dikatakan oleh dokter Oz bahwa penyakit ini diderita oleh 10 juta warga Amerika.
 Waw…berita yang cukup menghebohkan, walaupun di dalam negeri kita penyakit ini jarang ditemui. Tapi tidak ada salahnya kita mengetahui tentang penyakit ini.
 Apa itu OCD?
Obsessive Compulsive Disorder (OCD) merupakan penyakit yang menyerang mental yang ditandai dengan ciri-ciri melakukan berpikir berulang-ulang dan melakukan perbuatan yang berulang-ulang.
 Sebagai contoh, seseorang yang selalu berpikir bahea kompor di rumah belum dimatikan padahal dia sudah mematikannya. Dalam acara Oprah Winfrey Show ada beberapa contoh kasus yang bias dibilang parah. Bagaimana tidak? Karena orang tersebut bahkan takut buang air di closed, dan dia memilih buang air di kebun rumahnya.
 Oke, biar lebih tahu kita akan bahas mulai dari gejala OCD hingga treatment yang cocok.
Gejala

Ada beberapa gejala yang sering muncul pada penderita OCD:


  • Melakukan tindakan yang berulang-ulang,hal ini dapat kita lihat ketka seorang OCD mencuci tangan berkali-kali, membasuh kaki berkali kali dan sebagainya.
  • Selalu resah, Penderita OCD tidak dapat lepas dari resah. Ada saja pikiran negative atau jangan-jangan. Sebagai contoh, ketika penderita OCD pergi keluar rumah mereka akan berpikir jangan-jangan kompor belum dimatikan. Jangan-jangan kunci pintu ketinggalan di gagang pintu,dsb.
  • Melakukan ritual-ritual yang aneh, Dalam film Aviator si Howard (penderita OCD) melakukan ritual dengan membakar seluruh bajunya dan menuangkan air seninya ke dalam botol lalu dikumpulkan.
  • Suka dengan benda-benda simetris
  • bimbang perihal kuman dan bakteri

Terapi
Ada dua terapi yang dapat dilakukan:

  • Psikoterapi
    Dalam metode ini penderita akan ditapi dengan melakukan perubahan perilaku, Michel (2004) menyebutkan bahwa Jika obsesi-obsesi dalam pikiran penderita memaksa mempengaruhi hidup dan pikiran, maka segeralah bertemu dengan dokter yang bersangkutan. Itu umum bagi penderita OCD yang mempunyai sifat pemalu dan mempermalukan sekitarnya.Perawatan OCD mempunyai dua komponen utama yaitu Psikoterapi dan Pengobatan. Psikoterapi merupakan suatu jenis dari ilmu pengobatan yang melibatkan anda untuk mengarahkan pada suatu obyek atau obsesi yang ditakuti. Pendekatan psikoterapi sendiri merangkumi Psikoterapi Kognitif dan Psikoterapi Tingkah laku. Yang dimaksud dengan Psikoterapi Kognitif adalah pasien akan dibantu untuk mengatasi masalah melalui perbincangan yang rasional, sedangkan Psikoterapi Tingkah laku lebih condong kepada tindakan pencegahan
  • Obat-obatan
    Biasanya digunakan obat-obatan antidepresi untuk sementara. Selain itu diberikan juga Chlomipramine dan Fluxomine. Fungsi dari kedua obat ini adalah sebagai penenang. Selain itu juga berfungsi menurunkan obesesional pada penderita.
  • Tindakan Preventive
    Belum ada cara yang spesifik untuk mencegah OCD. Oleh karena itu perlu menaga diri dengan baik. Artinya kita melakukan pola hidup yang sehat, Apabila kita sudah mengalami gejala-gejala. Symptom OCD maka sudah selayaknya kita mencegahnya dengan melakukan terapi dini atau konsultasi ke psikolog sebelum OCD menggerogoti hidup anda.

    NB: Beberapa informasi di atas saya dapat dari buku-buku mata kuliah Psikologi.

7 komentar:

EF-K mengatakan...

aku adalah penderita ocd, salah satu bentuk dari anxiety disorder, dasar sial...

ÇøRåT ÇøRèT Kü mengatakan...

apa kah saya termasuk penderita OCD?
karena saya terkadang selalu melakukan hal yg sama, meskipun sadar tapi seperti orang bingung...
saya suka memilih2 minuman....saya hanya mau minum air teh apabila teh berbentuk kemasan, dan air putih harus aqua bukan isi ulang.

NiTsu9a's ZonE mengatakan...

hallo, slm knl...
sy sedang mengerjakan tugas mata kuliah matode penelitian kualitatif, mengengkat tema OCD. sy butuh data yg dpt dipercaya ttg fakta2 atau bisa juga data penderita OCD di indonesia..bisa didapat dimana ya kalo boleh tahu? krn kalo sy search di mbah google kok, hasilnya kasus2 aja dan itu nggak ada sumber terpercaayanya...mohon bantuannya. mhn maaf sblmnya, bisa mungkin dikirim ke email sy, lioluby@gmail.com. trm ksh banyak

PRI'SAN mengatakan...

Bagaimana cara untuk menghentikan kebiasaan buruk ini, karena. Saya adalah penderita OCD, sebab penyakit ini menghantui saya dalam kehidupan berhari-hari

drmandangmichael@gmail.com mengatakan...

"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.
Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui.
Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku.
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Teman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.
Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."
Maka pergilah Elifas, orang Teman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama, lalu mereka melakukan seperti apa yang difirmankan TUHAN kepada mereka. Dan TUHAN menerima permintaan Ayub.

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu.
Kemudian datanglah kepadanya semua saudaranya laki-laki dan perempuan dan semua kenalannya yang lama, dan makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita dan menghibur dia oleh karena segala malapetaka yang telah ditimpakan TUHAN kepadanya, dan mereka masing-masing memberi dia uang satu kesita dan sebuah cincin emas.
TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina.
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;
dan anak perempuan yang pertama diberinya nama Yemima, yang kedua Kezia dan yang ketiga Kerenhapukh.
Di seluruh negeri tidak terdapat perempuan yang secantik anak-anak Ayub, dan mereka diberi ayahnya milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya laki-laki.
Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat.
Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur.

Veronica Adesla mengatakan...

Dibuka terapi gratis untuk penyandang Obsessive Compulsive Disorder (OCD) - tempat terbatas
by Veronica Adesla (Notes) on Tuesday, April 23, 2013 at 7:35pm
Jakarta Barat, 23 April 2013

Dalam rangka melaksanakan penelitian Tesis mengenai efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy untuk menangani Obsessive Compulsive Disorder (OCD) maka saya - Veronica Adesla, S.Psi (mahasiswa Magister Profesi Psikologi Untar) membuka terapi gratis untuk penyandang OCD dengan tempat terbatas. Terapi akan dilaksanakan di Untar atau daerah Jakarta Barat secepat mungkin.

Persyaratan:
1. Pria atau wanita berusia 21-40 tahun
2. Anda terdiagnosa mengalami OCD (bisa dilhat pada penjelasan di bawah ini)
3. Bersedia menjalankan proses pengambilan data dan terapi di Untar atau daerah Jakarta Barat.
4. Bersedia mengikuti wawancara dan menjalani pemeriksaan psikologis (tes pengukuran OCD, intelegensi dan kepribadian).
5. Bersedia menjalankan sesi terapi sebanyak 6 kali sesi pertemuan dengan jarak waktu setiap kali pertemuan adalah satu minggu sekali.


Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan psikologis berupa obsesi yang muncul berulang-ulang yang menimbulkan kecemasan dan atau perilaku tertentu yang dilakukan berulang-ulang untuk menurunkan kecemasan. Baik obsesi maupun perilaku berulang-ulang ini menyita waktu lebih dari satu jam setiap harinya dan mengganggu orang yang mengalaminya baik dalam bekerja, belajar, ataupun dalam bersosialisasi dengan sekitar.

Contoh perilaku yang dilakukan berulang-ulang, seperti: membersihkan tangan berulang-ulang, memeriksa pintu apakah sudah terkunci berulang-ulang, membenarkan letak benda harus simetris / harus benar di tempat yang ditentukan, mengumpulkan dan menumpuk barang-barang tidak terpakai karena sayang membuangnya dan merasa takut suatu saat akan dibutuhkan namun akhirnya hanya bertumpuk banyak tanpa dijadikan sesuatu yang berguna.

Bila Anda atau kerabat atau kenalan Anda mengalami gejala ini, merasa sangat terganggu oleh karenanya, dan ingin berubah, Anda dapat menghubungi saya - Veronica Adesla, S.Psi (mahasiswa Magister Profesi Psikologi Untar) di 081281850087.

Sasanti Nordewati mengatakan...

Hello Veronica,
Apakah tawarannya masih berlaku?

Poskan Komentar